Infrastruktur 

Blusukan ke Desa Bungur Beres, Cabup Toto Dipeluk Pemuda Desa

Cilebak, Detak Jabar – Calon Bupati Kuningan periode 2018-2023, Toto Taufikurrahman Kosim blusukan ke Desa Bungur Beres, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan, Senin (05/03). Rombongan tiba di kediaman salah satu pemuda desa disambut dengan suka cita. “Alhamdulillah, Pak Bupati berkenan hadir ke wilayah kami,” kata Asep salah satu pemuda desa.

Tanpa banyak basa basi, calon bupati Toto langsung mengajak pertemuan dengan pemuda warga desa Bungur Beres tersebut. Toto dengan khidmat mendengarkan aspirasi warga desa, yang sebagian besar kaum muda.

Para pemuda desa itu tidak menginginkan hal yang muluk-muluk. Mereka ingin ada kepedulian dari pihak pemerintah daerah yang selama ini terkesan terabaikan. Satu hal yang sangat urgent saat ini adalah bahwa mereka menginginkan adanya bantuan pengeras suara dan perlengkapan kegiatan kemasyakatan lainnya.

Setelah puas menyampaikan uneg-uneg, giliran Toto menyampaikan wejangan. Ia merespons baik apa yang menjadi keinginan kaum muda desa. Di samping itu ia kelak ingin melayani seluruh wilayah Kuningan tanpa kecuali. Utamanya di bidang kesehatan, Toto berjanji akan menyehatkan Kuningan dalam arti yang luas. “Baik aspek masyakarat, pemukiman, lingkungan, pertanian, peternakan, perikanan, investasi, sarana transportasi pedesaan dan aspek lainnya,” katanya.

Desa Bungur Beres Cilebak selama ini memang agak jauh dari pantauan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan. Daerah yang terdiri dari pegunungan itu masuk dalam kategori rawan bencana. Hujan deras yang kerap mengguyur daerah itu menyebabkan tanah bergerak.

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), gerakan tanah terus mengancam warga sekitarnya. Apalagi intensitas curah hujan diperkirakan akan terus meningkat hingga Maret mendatang.

Desa Bungur Beres merupakan 1 dari 4 desa lainnya yang terkena bencana alam, Januari 2018 lalu. Tiga desa lainnya adalah Desa Cilebak, Desa Legok Herang, dan Desa Patala.

Kerugian materil yang disebabkan pergerakan tanah tersebut yakni 4 Unit rumah rusak berat,  8 Unit rumah rusak sedang,  31 Unit rumah terancam,  1 Unit SDN 1 Patala terancam, 3 unit kolam ikan tertimbun longsoran,  1 unit mesjid Attaqwa terancam, 1 unit tembok penahan tebing rumah warga longsor,  Sawah 1400m² retak ratak,  Pipa pamsimas air bersih terputus, dan  5 titik akses jalan utama tertutup longsoran. (SWS)

251 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment