Kesehatan 

Dr. Toto Taufikurohman: Pengobatan Gratis, Ngobrol Juga Gratis

Maghrib baru saja berlalu di Desa Situgede, Kecamatan Subang, Kuningan, Jawa Barat. Langit sudah gelap. Hujan yang turun sejak pukul 4 sore mulai reda. Genangan air tersisa di beberapa tempat. Memantulkan sinar lampu rumah di sekitar gedung Balai Desa.

Tidak banyak yang bisa diceritakan mengenai Desa Situgede kecuali keindahan alam dan kesederhanaan penduduknya yang mayoritasmerupakan petani. Malam itu sebagian warga setempat berkumpul di Aula Balai Desa.Penduduk desa yang hadir kebanyakan adalah para orang tua dan ibu-ibu yang sebagian membawa anaknya yang masih balita. Mereka tidak ingin melewatkan kesempatan menjadi peserta pengobatan gratis yang disediakan oleh Kuningan Medical Center (KMC).

Minimnya fasilitas kesehatan di daerah mereka menjadikan acara pengobatan gratis ini sebagai kesempatan untuk berobat secaracuma-cuma dari seorang dokter senior KMC yang sudah melakukan aktivitas sosial ini sejak 2012.
KMC adalah sebuah Rumah Sakit yang berkedudukan di Kota Kuningan. Lembaga pelayanan kesehatan ini memang dikenal sangat aktif turun ke masyarakat. Hal ini tidak lepas dari inisiatif Direktur Rumah Sakit swasta tersebut dr. Toto Taufikurohman Kosim.

Dr. Toto yang kami temui langsung di lokasi pengobatan gratis mengatakan bahwa ia sudah lama melakukan aktivitas sosial inikarena menurutnya hidup itu tidak hanya untuk mencari nafkah untuk keluarga, tapi juga untuk bersosialisasi dengan banyak orang dan saling membantu dalam kesulitan. “Saya seneng ngobrol, bertukar pikiran. Ketemu sama masyarakat sudah seperti hobi buat saya, gak apa-apa pengobatan dibayarnya sama ngobrol haha” kata dr. Toto di balai desa.

Seringnya bersentuhan langsung dengan masyarakat dan lingkungan di berbagai wilayah di Kuningan, Toto melihat kenyataan bahwa Kuningan sedang sakit. Ada ketimpangan dalam berbagai aspek. Semua hal itu bikin Toto tergerak untuk berbuat lebih banyak dariada hanya mengobati warga.

Sebagai dokter, ia menyadari bahwa kesehatan bukan hanya soal fisik dan psikis. Namun, lingkungan pun ikut mempengaruhi kehidupan semua orang. “Kalau pikiran sehat, kita juga pasti sehat, kalau lingkungannya sehat, insyaa Allah warganya juga sehat”, kata dr. Toto disela aktivitas pengobatan gratisnya.

Dr. Toto kini memilih untuk bertarung di kancah Pilkada. Ia mencalonkan diri berpasangann dengan Yosa Octora Santono untuk menjadi bupati Kuningan pada periode 2018-2023. Berbekal dukungan dari para ulama, kaum muda dan beberapa partai, pasangan nomor urut satu ini yakin bahwa ia bisa membawa angin perubahan demi Kuningan Baru yang sehat. Baik sehat masyarakat, pemukiman, lingkungan, pertanian, peternakan, perikanan, pemerintahan dan aspek lainnya. Utamanya adalah pelayanan terbaik untuk masyarakat. (riz)

350 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment