Religi 

Dr. Toto Ingin Wujudkan Kuningan Kota Santri

Kuningan (Detak Jabar) – Pilkada Kuningan tak hanya adu gagasan dari para calon, tetapi memberikan aura optimisme dalam membangun daerah. Pasangan calon bupati – wakil bupati Kuningan 2018-2023 dr. Toto Taufikourohman Kosim dan Yosa Octora Santono menginginkan terwujudnya kota santri di Kuningan.

“Saya menginginkan sekali Kuningan ini menjadi Kota Santri yang penuh kedamaian,” katanya kepada Detak Jabar (20/03/2018) di Kuningan. Oleh karena itu ia berharap suasana religius harus diciptakan agar anak-naka muda terbiasa dengan situasi seperti itu. Jika sudah terbiasa, kata dr. Toto, anak-anak muda kita akan gampang masuk pesantren.

Suasana santri pernah dr. Toto alami ketika jalan-jalan ke Situbondo, Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur. “Di sana terasa sekali suasana santrinya. Penuh ketenangan dan kedamaian,” paparnya.

Dr. Toto membayangkan suasana itu bisa ia ciptakan di Kuningan. “Betapa indahnya kalau di Kuningan bisa seperti itu,” tambahnya.

Kalau cita-cita Kota Santri telah terwujud, kelak Kuningan akan menjadi barometer dalam mendidik agama secara baik dan berprestasi. “Saya membayangkan ada pesantren tahfiz, pesantren fikih, pesantren kitab kuning, dan lainnya. Kota-kota lain di Indonesia nanti akan menyekolahkan putra-putrinya di Kuningan.

Cita-cita ini, kata Toto bukan cita-cita dia seorang, tetapi atas masukan para alim ulama dan habib. Oleh karena itu dr. Toto berharap para alim ulama, kyai, tokoh masyarakat, sesepuh, dan seluruh masyarakat Kuningan bisa bahu-membahu mewujudkan keinginan ini.

“Dengan niat yang ikhlas dan tulus, Insya Allah apa yang menjadi keinginan kita bakal terwujud,” pungkasnya.  (wid)

 

 

191 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment