Politik 

Kisah Petani Miskin yang Menjual Hartanya Demi dr. Toto

Bung Karno pernah menyemangati rakyat Indonesia dengan pertanyaan sederhana,”Apa yang sudah engkau berikan untuk negaramu?”

Dalam konteks Pilkada Kuningan, kita layak bertanya pada diri sendiri,”Apa pula yang sudah aku sumbangkan untuk kabupatenku?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang seharusnya menghantui kita, sudahkah kita berbuat untuk kemaslahatan banyak orang? Jika belum, kita malu terhadap sosok petani miskin yang satu ini.

Dialah Daryaman, 46 tahun. Warga Dusun Pahing, Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan merasa resah terhadap masa depan anak-anak muda Kuningan. Meski orang kampung, tampaknya ia punya pemikiran yang sangat maju. Jauh melampaui keadaan ekonominya yang serba terbatas dan serba kurang.

Bapak 1 istri 4 anak itu begitu risau dan khawatir bahwa anak-anaknya tidak akan mendapatkan kesempatan kerja yang layak. Padahal ia mati-matian bekerja sebagai buruh penggemukan sapi untuk membiayai sekolah.

Peluang kerja semakin hari kian menyempit. Persaingan tenaga kerja semakin ketat. Begitu juga dengan persaingan usaha. Dampak globalisasi ekonomi telah menutup semua peluang usaha rakyat kecil. UMKM tidak mampu mendongkrak taraf hidup pelaku ekonomi gurem. Semua terlibas oleh arus globalisasi dan arus kapitalisme yang saat ini sudah masuk ke lorong-lorong desa. Pelaku usaha yang tak punya kapital, mereka pasti akan segera almarhum alias mati.

Kondisi ini telah lama dalam pengamatan Daryaman. Bayangan buruk selalu menghantui dirinya. Namun ia tak punya pilihan, ia juga tak bisa berbuat apa-apa.

Selama ini ia hanya mampu berharap akan datang keajaiban yang bisa mengubah keadaan menjadi lebih baik. Tak muncul juga.

Tetapi ketika muncul Dr. Toto Taufikurohman Kosim sebagai calon Bupati Kuningan bernomor 1, Daryaman sigap mempelajari karakter Dr. Toto. Cukup lama ia mengamati, dari mulut ke mulut tentunya. Lalu ia berkesimpulan bahwa Dr. Toto sangat layak menjadi sosok gantungan harapan. Tentang masa depan anaknya. Tentang masa depan kampungnya. Tentang masa depan Kuningan.

Harapan tinggallah harapan jika tidak diikuti dengan ikhtiar. Ia merasa tidak cukup hanya dengan doa. Daryaman lalu menjual aset satu-satunya yang ia miliki. Sebidang tanah seluas 280 meter persegi ia putuskan untuk dijual. Lahan tersebut laku 11 juta rupiah.

Tahap berikutnya, ia mencari informasi tentang visi dan misi Dr. Toto lebih lengkap. Tak hanya dari mulut ke mulut. Ia mendapatkan brosur tentang Toto-Yosa. Lalu ia pelajari dan resapi, sehingga intisarinya masuk ke dalam ingatannya.

Berbekal uang tersebut, juga pengetahuan tentang visi dan misi Dr. Toto, Daryaman berkeliling mencari dukungan. “Hayu urang coblos nomor hiji“. Ayo kita coblos nomor satu. Begitu katanya setiap kali merekrut simpatisan.

Pertama kali ia rekrut keluarganya dan saudaranya. Kedua kali ia ajak tetangganya, ketiga kali ia kampanyekan visi misi Toto-Yosa ke kampungnya. Begitu seterusnya, perlahan tapi pasti, ibarat air mengalir ia terus merembet menemui semua orang, mengabarkan bahwa akan datang sinar baru untuk menerangi Kuningan yang gelap.

Ia sangat yakin bahwa Dr. Toto akan terpilih menjadi Bupati. Itu sebabnya ia berani mempertaruhkan hartanya demi keyakinan tersebut. “Allah bersama orang-orang yang yakin”, tegasnya.

Bertemulah Daryaman dengan dr. Toto yang sengaja datang meneminya di rumah gubugnya sore itu. Pertemuan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tentu saja ada rasa haru dan juga pilu. Daryaman menangis bahagia. Ia bertemu dengan tokoh idolanya. Sosok yang selama ini ia dengar dari telinga ke telinga, hari itu ia bertatap muka langsung. Lama ia memeluk dr. Toto.

Dr. Toto mengaku terharu melihat perjuangan Daryaman. Ia mengapresiasi siapapun yang telah membantu perjuangan dirinya untuk mengubah Kuningan ke arah yang lebih baik. “Inilah pejuang perubahan di Kuningan. Saya berharap ada Daryaman Daryaman lainnya di seantero Kuningan. Saya berterima kasih kepada Bapak dan bersyukur kepada Tuhan, semoga perjuangan kita semua diridhoi dan diberkahi oleh Allah SWT,” pungkasnya. (riz)

 

187 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment