Politik 

Toto: Konsep Masa Depan Kuningan Harus Jelas

Kuningan (Detak Jabar) – Kampanye calon bupati Kuningan 2018-2023 dr. H. Toto Taufikurohman Kosim hari ini dipusatkan di wilayah Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat.  Calon bupati nomor urut satu ini bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuda di desa Bayuning yang berjalan dengan baik dan lancar.

Di kediaman Iwan, warga RT 10 RW 03 Desa Bayuning, dr. Toto  sholat zuhur berjamaah di rumah itu yang kemudian dilanjutkan dengan ngobrol bersama warga yang lain. Septira, putri Hj. Engkes paling banyak bertanya dari soal pendidikan, lingkungan, hingga kesehatan.

Septira berharap, dr. Toto bisa mengatasi persoalan yang ada di Kuningan pada umumnya dan khususnya Kadugede. Mojang Kuningan itu menyandarkan sederet harapan kepada dr. Toto, di antaranya mengenai pendidikan dan gaji honorer para guru dan pegawai lain sesuai UMK.

Menanggapi permintaan itu dr. Toto berjanji akan memenuhi hak para guru dan karyawan lainnya yang masih honor. Tidak hanya menaikkan gaji, dr. Toto juga akan memperjuangkan semua tenaga honorer menjadi karyawan tetap.

“Persoalan tenaga honorer ini kok seakan-akan tidak ada jalan keluarnya. Saya berjanji akan menuntaskan semua persoalan ini,” katanya.

Ia prihatin sekali melihat tenaga honorer dibayar Rp 300 ribu per bulan. “Dapet apa duit 300 ribu,” tanyanya.

Sejak lama Toto mendengar kasus honorer yang digaji dengan tidak manusia dan memalukan. Oleh karena itu, ia punya tekad dan niat untuk memanusiawikan masyarakat Kuningan.  “Masa depan anak-anak Kuningan harus baik, harus cerah, dan harus terjamin. Jangan biarkan generasi muda berada dalam kebimbangan dan ketidakpastian,” tegas calon bupati berusia 48 tahun ini berapi-api.

Di tempat berikutnya, dr. Toto bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat, yakni ustad Ucu yang sedang mengadakann pengajian di rumahnya. Di dusun Kliwon, desa Bayuning itu dr. Toto ikut menghadiri acara pengajian dengan khidmat.

Pengajian ini memang rutin dilakukan di kediaman ustad yang juga menjadi tempat mendidik anak-anak muda Kadugede dalam naungan Lembaga Pendidikan Islam Nurul Falah. Usai pengajian, dr Toto bermusyawarah dengan para muslimin dan muslimat yang dihadiri sekitar 50 orang itu.

Dalam pertemuannya dengan para muslimat itu dr. Toto tidak lupa memperkenalkan dirinya, meminta doa dan restunya untuk maju dalam Pilkada Kuningan 2018. Paslon nomor satu yang memiliki jargon Sentosa ini mengatakan bahwa Kuningan butuh pemimpin yang punya visi kerakyatan yang jelas. “Kami punya komitmen kuat untuk memajukan Kuningan ke arah yang lebih baik, dan masyarakatnya sejahtera,” tegasnya.

Walaupun tidak hadir bersama pasangannya, Yosa Octora Santono, namun dr. Toto memperkenalkan Yosa sebagai pengusaha roti yang cerdas, muda, dan visioner. “Anak-anak muda Kuningan harus siap bersaing, punya visi jauh ke depan, dan kreatif,” katanya.

Maju-mudurnya Kuningan, berada di tangan anak muda. “Dan saya siap memfasilitasi keinginan anak muda Kuningan untuk maju dan bersaing. Inilah saatnya kita mengambil peran,” pungkasnya. (ima)

144 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment