Politik 

Dari Penjaga Lintasan Kereta hingga Tiang Listrik

BOJONGGEDE (Detak Jabar) – Kunjungan calon Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade ke zona satu di Desa Kedungwaringin, Kecamatan Bojonggede ibarat air hujan di musim kemarau. Masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian, langsung memberondong keluhan yang selama ini terpendam. Dari honor penjaga perlintasan kereta hingga tiang listrik yang tak kunjung disedikan, semua disampaikan ke Jaro Ade.

Seorang ibu muda bernama Rita, menginginkan adanya perhatian dari pemerintah tentang perlintasan rel kereta listrik yang sering memakan korban jiwa. Rita berharap pemerintah bisa menyediakan perlintasan kereta yang aman dan petugas yang ditanggung oleh pemerintah. “Saya ingin rel kerata itu dan aksesnya jelas jadi masyarakat tidak bingung,” katanya, (28/3).

Ujah, ibu yang lainnya menginginkan pemerintah memperhatikan listrik, apalagi rumahnya sudah lama tak pernah dialiri listrik secara langsung. Sejauh ini hanya nyambung dari aliran tetangga. “Ada enam rumah tidak ada tiang listrik, jadi harus ngambil jauh,” terangnya.

Sementara itu Hj Rosmiati, mantan kepala sekolah mengapresiasi program pasangan JADI (Jaro Ade-Ingrid). Ia menginginkan sektor pendidikan gratis serta adanya bantuan baju, buku, sepatu secara gratis bisa direalisasikan.

“Tujuh pilar merupakan program yang bagus, belum ada di calon lain yang mempunyai program seperti ini. Mudah-mudahan bapak jadi bupati, dan direalisasikan programnya,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Jaro Ade mengapresiasi atas keluh kesah masyarakat secara langsung kepadanya, terlebih ada program swadaya masyarakat dari ibu-ibu yang membangun jalan secara gotong royong.

“Masalah listrik Insya Allah kita akan realisasikan,” katanya.

Untuk persoalan akses rel kerata Jaro Ade menegaskan bahwa jika Allah meridhoi dan memberikan hak nya menjadi Bupati Bogor, tak tanggung semua penjaga dan semua jalur rel kerata akan diperhatikan secara baik.

“Karena urusan nyawa adalah hal penting, ke depan semua (pegawai dan pintu rel) ditanggung pemerintah,” tegasnya.

Jaro Ade menambahkan, adanya masyarakat yang tertarik dengan pilar pertama pendidikan gratis plus, adalah bukti sebagai solusi yang dialaminya sejak dulu.

“Insya Allah ini akan terbukti, karena akan masuk dalam program jangka menangah dan panjang pemerintah nanti,” tegasnya. (pub)

103 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment