Infrastruktur Profil 

Toto: Kuningan Bisa Menjadi Tujuan Wisata Nasional

Kuningan (Detak Jabar) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menargetkan jumlah kunjungan wisatawan pada 2018 mencapai 49,75 juta wisatawan. Di antaranya 48 juta kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan 1,75 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk mencapai target ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menekankan beberapa hal terkait rencana strategis untuk mendongkrak pariwisata Jawa Barat.

Sejalan dengan target kunjungan wisatawan pemerintah provinsi, calon Bupati Kuningan 2018-2023 dr. H. Toto Taufikurohman Kosim memberikan perhatian khusus terhadap potensi pariwisata di Kabupaten Kuningan. Bahkan pariwisata akan menjadi program unggulan pasangan Toto Taufikurohman Kosim – Tosa Octora Santono (SenTOSA)  dalam tiga tahun pertama sebagaimana visi misi dalam kampanyenya.

Menurut calon bupati yang akrab disapa Dokter Toto, Kabupaten Kuningan memiliki potensi wisata yang besar untuk bisa menarik wisatawan, baik domestik maupun asing. Dalam catatan Toto ada 46 obyaek wisata di Kuningan yang semuanya menarik minat wisatawan.  Bahkan, kalau dikelola secara serius dengan konsep yang jelas, Kuningan akan menjadi tujuan wisata utama di Jawa Barat dan nasional.

Namun, Toto menilai selama ini Pemerintah Kabupaten Kuningan masih belum maksimal mengelola potensi alam ini untuk menarik perhatian wisatawan dan meningkatkan pundi-pundi APBD. “Sayang sekali anugerah dari Allah Subhanau Wataala yang luar bisa indah ini tidak dikelola dengan baik,” tegas Toto kepada Detak Jabar di wisata alam Kebun Raya Kuningan, di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 28 Maret 2018.

Oleh karena itu pihaknya akan membangun pariwisata Kuningan sebagai cara meningkatkan roda perekonomian secara cepat, murah, dan mudah agar bisa dinikmati oleh masyarakat lokal.

“Jika Kuningan telah menjadi destinasi utama wisata nasional, maka perekonomian akan maju, pengangguran berkurang, dan masyarakat akan sejahtera,” kata Toto.

Toto optimistis mengembangkan pariwisata di Kuningan. Terlebih Kuningan, memiliki modal karena dekat dengan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. “Kuningan ini kelak akan menjadi tujuan utama para wisatawan.  Kami akan memprioritaskan sebagai salah satu kabupaten pariwisata yang berbasis pertanian dan alam. Apalagi sebentar lagi Bandara Kertajati selesai, maka jarak tempuh makin dekat dan cepat, ” beber Toto.

Toto yakin ekonomi warga sekitar meningkat jika tempat wisata di Kuningan dikembangkan. Dengan promosi yang bagus, maka Kuningan akan cepat tumbuh menjadi daerah yang layak diperhitungkan. Ke depan, Toto ingin pengelola wisata di Kuningan dikelola olehh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), di mana Sumber Daya Manusianya (SDM) harus mengutamakan warga lokal.

Keuntungan dari BUMDes ini, kata Toto, juga masyarakat Kuningan yang akan menikmati. “Tidak sulit untuk mewujudkan ini, sehingga nanti keuntungannya bisa untuk meningkatkan kesejahteraan mayoritas warga lokal,” tegas Toto.

Toto punya keyakinan Kuningan mampu menjadi salah satu percontohan kota wisata di Indonesia.

“Saya melihat Kabupaten Kuningan memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi destinasi pariwisata, untuk kegiatan meeting, wisata pendidikan. Ditambah lagi dengan keberadaan Museum Linggar Jati, dan kawasan hutan wisata alam yang sejuk,” ujar Toto.

Potensi yang ada di Kuningan, menurut Toto, cukup lengkap. Tinggal bagaimana cara Pemerintah Kabupaten Kuningan  menatanya menjadi tempat yang cantik serta menjadi daya tarik yang luar biasa.

Nanti, pemerintah tinggal memberikan ruang bagi para investor untuk membangun fasilitas-fasilitas penunjang lainnya yang dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan.

Dengan demikian akan terbangun  sebuah simultan, di mana ada kegiatan ekonomi yang dinamis, di situ akan tumbuh simpul-simpul usaha. Oleh karena itu, SenTOSA akan terus berupaya menanamkan jiwa wirausaha dalam mengelola Kuningan bersinergi dengan sistem birokrasi dan aparatur sipil negaranya.

Toto mengingatkan, tantangan ke depan lebih berat dan persaingan semakin ketat. Kepala daerah harus bisa berperan ganda, tak sekadar birokrat tetapi harus punya jiwa marketing yang bagus. “Sebab, kalau sebuah wilayah dikelola dengan jiwa enterpreneur (jiwa kewirausahaan) yang dilengkapi dengan hospitality (keramahtamahan) dalam melayani, saya berkeyakinan Kabupaten Kuningan akan menjadi satu kota percontohan di Indonesia.,” kata Toto.

Keindahan gunung Ciremai sudah termashur ke seantero Nusantara, bisa dinikmati dengan jelas dari wilayah Cirebon, Brebes, Majalengka dan Ciamis. Ketika kita memasuki wilayah Kuningan, Gunung Ciremai seolah ingin mengatakan “Selamat datang di Kuningan” kepada para tamunya yang datang.

Dalam catatan Detak Jabar, tempat-tempat wisata di Kuningan semua menarik peminat pengunjung. Hanya saja perlu pengelolaan dan polesan lebih bagus lagi. Sebagai wisata pendidikan ada Linggar Jati, tempat berlangsungnya perundingan Linggar Jati antara pihak Indonesia dengan Belanda pada tanggal 11 November 1946. Ada pula Sangkanurip, salah satu lokasi wisata yang terkenal dengan pemandian air panasnya. Ada pula Curug Sidomba yang letaknya tidak jauh dari lokasi wisata Sangkanhurip (kurang lebih sekitar 4 kilo saja dari Sangkanhurip). Di sana ada beberapa ekor domba yang memiliki keunikan tanduknya.

Di wilayah Maniskidul ada wisata renang Cibulan yang terletak di Kecamatan Manis Kidul, Kabupaten Kuningan, merupakan salah satu lokasi wisata yang di dalamnya terdapat beberapa kolam renang besar yang airnya sangat dingin. Di Cigugur ada pula Palutungan dan Curug Putri adalah salah satu objek wisata alam berupa air terjun yang terletak di kaki gunung Ciremai tepatnya di Kecamatan Cigugur, berjarak ±10 km dari pusat kota Kuningan.

Yang tak kalah indah ada Waduk Darma, sebuah waduk yang terletak di sebelah barat daya dari kota Kuningan, tepatnya di desa Jagara, Kecamatan Darma dan pada lintasan jalan raya Cirebon-Kuningan-Ciamis. Menempati areal seluas ± 425 ha, dikelilingi oleh bukit dan lembah serta pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk. Kapasitas genangan air maksimal ± 39.000.000 m3. Jarak obyek wisata ini adalah ± 12 km dari kota Kuningan dan dari ± 37 km dari kota Cirebon.

Juga yang lebih mempesona adalah Talaga Remis, objek wisata alam berupaa danau yang terletak di kaki gunung Ciremai tepatnya di Desa Kaduela, Kuningan, Kecamatan Mandirancan, berjarak ±37 km dari pusat kota Kuningan.

Hutan wisata Talaga Remis mempunyai luas areal kurang Iebih 13 Ha. Sedangkan luas danaunya 3,25 Ha, yang dikelola oleh Perum Kehutanan Kabupaten Kuningan. Terdapat 8 telaga yaitu : Telaga Leat, Telaga Nilem, Telaga Deleg, Situ Ayu Salintang, Telaga Leutik, Telaga Buruy, Telaga Tespong, dan Sumur Jalatunda. Hutan wisata Talaga Remis menyimpan keanekaragaman flora dan fauna, terdapat kurang lebih 160 jenis tumbuhan di antaranya sonokeling, malaka, kosambi dan lain-lain. Salah satu daya tarik tempat ini adalah adanya satu jenis tumbuhan langka yaitu Pisang Hyang.

Wisata spiritual bisa dinikmati saat berlangsung upacara Seren Taun yang merupakan upacara masyarakat agararis. Ini adalah upacara penyerahan hasil panen yang diterima pada tahun yang akan berlalu serta salah satu media dalam mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah yang telah diterima seiring dengan harapan agar dimasa yang akan datang, hasil panen seluruh anggota masyarakat dapat lebih melimpah lagi.

Beberapa tempat wisata tersebut hanya sebagian kecil dari objek wisata di Kuningan yang mencapai 46 objek yang sangat potensial dikembangkan.

Berikut ini 46 tempat wisata di Kuningan yang menarik untuk dikunjungi saat liburan tiba:

  1. Objek Wisata Pemandian Cibulan Kuningan
  2. Taman Nasional Gunung Ciremai
  3. Tempat Wisata Sejarah Situs Purbakala Cipari Kuningan
  4. Tempat Wisata Alam Curug Sidomba Kuningan
  5. Objek Wisata Taman Wisata Alam Linggajati Kuningan
  6. Objek Wisata Waduk Darma Kuningan
  7. Sumur Tujuh Cibulan
  8. Objek Wisata Telaga Remis Kuningan
  9. Objek Wisata Kebun Raya Kuningan
  10. Open Space Gallery Kuningan
  11. Tempat Wisata Sejarah Gedung Perundingan Linggarjati
  12. Pemandian Air Panas Sangkanurip Alami Kuningan
  13. Objek Wisata Lembah Cilengkrang Kuningan
  14. Balong Cigugur Kuningan
  15. Palutungan Kuningan
  16. The Mountain Recreation Park Kuningan
  17. Tempat Wisata Alam Curug Bangkong Kuningan
  18. Objek Wisata Taman Salsabila Kuningan
  19. Situ Cicerem Kuningan (Telaga Biru Cicerem)
  20. Gunung Ciremai
  21. Desa Sitonjul Kuningan
  22. Telaga Nilem Kuningan
  23. Kolam Renang Sanggariang Kuningan
  24. Pemandian Air Panas Subang Kuningan
  25. Taman Cisantana
  26. Pusat Oleh-Oleh Kuningan
  27. Wisata Hutan Desa Setianegara
  28. Curug Ceret Kuningan
  29. Gua Maria Rahmat Sawer Cigugur
  30. Balong Keramat Darmaloka
  31. Bumi Perkemahan Ipukan Cisantana Kuningan
  32. Wisata Bukit Panembongan Kuningan
  33. Curug Gongseng
  34. Curug Nyandung Kuningan
  35. Pemandangan Indah Sukageuri Kuningan
  36. Curug Payung Kuningan
  37. Objek Wisata Alami Curug Ciputri Kuningan
  38. Kolam Terapi Ikan Cigugur Kuningan
  39. Paseban Tri Panca Tunggal
  40. Objek Wisata Hutan Kota Mayasih Kuningan
  41. Objek Wisata Hutan Kota Bungkirit Kuningan
  42. Objek Wisata Taman Kota Kuningan
  43. Objek Wisata Taman Cirendang Kuningan
  44. Objek Wisata Telaga Nilam Kuningan
  45. Objek Wisata Balong Dalem Jalaksana Kuningan
  46. Sangkan Resort Aqua Park

261 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment