Infrastruktur 

Jalan Rusak Menahun, Pemda Tutup Mata

Hantara (Detak Jabar) – Bupati Kuningan (nonaktif) Acep Purnama boleh saja mendapatkan penghargaan, tetapi fakta di lapangan berbicara lain. Coba saja berkunjung ke Desa Pakapasan Girang, Kecamatan Hantara. Ada pemandangan lain yang membuat decak kagum, karena rusaknya jalan desa.

Bagi masyarakat Pakapasan Girang, jalan rusak bukan menjadi hal baru lagi. Maklum, dalam beberapa tahun terakhir, jalan penghubung Desa Margabakti ke Desa Pakapasan Girang rusak parah. Seperti yang disampaikan warga setempat, Imam Rojali (3), bahwa banyak sekali lubang menganga di sepanjang jalan, aspal mengelupas, dan got aliran air tidak ada. Akibatnya, lanjut Imam, jika musim hujan ibarat kubangan kerbau.

Yang jadi korban tidak hanya Imam yang berprofesi jadi tukang kredit perlaatan dapur. Semua orang, ada anak sekolah, petani, pedagang, bahkan abdi negara juga mengalami hal sulit yang sama.

Jalan yang rusak sejak dua tahun lalu itu mengakibatkan arus transportasi terhambat dan waktu tempuh yang semakin lama. Bahkan, telah menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Saya sendiri hampir mengalami kecelakaan, pas mengkol saya ngegejlog (terperosok). Mana pas saya boncengan dengan anak, untungnya lagi sepi,” kata Imam warga Pakapasan Girang kepada detakjabar.com, Jum’at (27/4/2018).

Imam menghitung, ada puluhan lubang sepanjang jalan itu yang membahayakan. Kendaraan yang melintas, bergoyang kiri dan ke kanan karena banyaknya lubang dan kedalamannya mencapai 20 cm. Menurutnya, banyak juga warga yang jatuh akibat jalan rusak ini. “Apalagi, jika datang musim hujan. Kondisi ini sangat mengganggu anak anak yang berangkat dan pulang sekolah,” lanjutnya.

Kesaksian yang sama dialami oleh Daniati (34), warga Kuningan lainnya juga mengalami musibah seperti Imam. Ia mengaku heran, kerusakan jalan yang sudah menahun ini seperti dibiarkan saja. “Ibaratnya tutup mata,” tegasnya.

“Saya heran, kerusakan jalan ini sudah lama dibiarkan. Padahal ini kan jalan penting, sebagai jalan penghubung Desa Margabakti dan Pakapasan Girang, Kecamatan Hantara. Warga berharap, pihak terkait segera memperbaiki agar akses warga dari atau menuju ke Margabakti dan Pakapasan dapat normal kembali,” pinta Daniati. (ima)

146 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment