Nasional UMKM 

Dokter Toto Akan Permudah Bantuan Peternak

Kuningan (Detak Jabar) –  Keberadaan Kelompok Tani Mandiri di Blok Pahing Desa Karangmangu Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan diapresiasi oleh calon Bupati Kuningan 2018, dr. Toto Taufikurohman Kosim. Pasalnya kelompok tani yang bergerak dalam peternakan domba ini mampu menunjukkan hasil kerjanya yang begitu memuaskan meski sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh bantuan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan dr. Toto di sela-sela gelaran pengobatan gratis di Desa Karangmangu, Sabtu (28/4). Usai memberikan sambutan, dr. Toto diajak oleh para anggota kelompok tani untuk meninjau hasil kerja mereka dalam bidang peternakan.

Di lokasi peternakan, dr Toto takjub melihat para petani yang ulet dan kreatif dalam mengembangkan hewan ternaknya. Kelak, dr.Toto berjanji akan memberi kemudahan bagi para petani, manakala butuh bantuan termasuk, bantuan permodalan. “Ini salah satu program unggulan Sentosa, mempermudah permodalan,” katanya.

Sanadi yang merupakan ketua kelompok tani mandiri ini mengungkapkan kepada dr. Toto bahwa kelompok tani yang digagasnya bersama beberapa warga yang lain sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan modal hasil urunan warga yang jadi anggota kelompok tani.

Dalam perjalanannya hingga saat ini, kelompok tani yang dipimpinnya ini sempat mengalami kemunduran akibat satu dan lain hal. Saat itulah mereka mencoba untuk mengajukan bantuan kepada pemerintah, namun hasilnya nihil. Didasari keinginan yang kuat dari anggota kelompok tani, meski tanpa bantuan dari pihak pemerintah akhirnya mereka dapat bangkit bahkan lebih unggul dari beberapa kelompok tani yang mendapat bantuan dari pemerintah.

“Ternak domba yang kami miliki saat ini murni hasil swadaya dari anggota kelompok, tanpa ada bantuan sedikitpun dari pemerintah,” ujar Sanadi.

Meski tanpa adanya bantuan pemerintah, menurut Sanadi kini kelompoknya telah memiliki 17 ekor domba yang dikelola oleh kelompok, sedangkan yang dikelola oleh masing-masing anggota jumlahnya lebih banyak. Sampai saat ini jumlah anggota aktif kelompok tani ini ada 12 orang.

“Saat ini jumlah domba yang dikelola oleh kelompok ada 17 ekor, belum termasuk dengan jumlah yang dikelola masing-masing anggota yang jumlahnya lebih banyak,” papar Sanadi.

Ditambahkan Sanadi bahwa maksud dirinya bersama anggota kelompok tani yang lain mengajak dr. Toto untuk melihat hasil kerja mereka adalah untuk menunjukkan bahwa masyarakat di daerahnya memiliki potensi yang besar dalam bidang peternakan. Diharapkan dengan mengetahui potensi itu dapat menjadi sebuah gambaran bagi dr. Toto jika kelak menjadi Bupati dalam programnya berkaitan dengan pertanian dan peternakan.

“Maksud kami menunjukkan hasil kerja kami dalam bidang ternak domba kepada dr. Toto hanya untuk menunjukkan potensi yang ada, supaya kelak jika dr. Toto terpilih sebagai Bupati dapat menjadi gambaran untuk programnya yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan,” kata Sanadi. (roy)

 

261 total views, 3 views today

Related posts

Leave a Comment