Politik 

Mantapkan Kemenangan, Tim Rumah SenTOSA Gelar Rakor

Kuningan (Detak Jabar) – Demi memantapkan kemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan dr Toto Taufikurohman Kosim – Yosa Octora Santono SSi MM, tim Rumah SenTOSA menggelar rapat koordinasi pemenangan antar relawan di kediaman koordinator Kecamatan Cilebak, Sabtu (12/4).

Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Rudy Iskandar selaku ketua Rumah SenTOSA dan Manaf selaku wakil ketua ini menghadirkan seluruh koordinator desa, koordinator kecamatan, dan koordinator dapil yang ada.

Dalam kesempatan itu, Rudy dan Manaf memberikan pembekalan kepada seluruh koordes yang serta motivasi untuk tetap menjaga soliditas dalam upaya memenangkan SenTOSA dalam Pilkada.

Dikatakan Rudy bahwa kemenangan tidak mungkin dapat terealisasi tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak yang secara langsung mendukung SenTOSA.
“Kemenangan ini tidak mungkin terealisasi tanpa adanya soliditas dari kita semua, untuk itu saya berharap kepada seluruh yang hadir di sini agar tetap menjaga soliditas demi kemenangan SenTOSA,” ujar Rudy.

Rudy juga meminta kepada seluruh relawan yang hadir dalam acara tersebut agar lebih fokus mensosialisasikan SenTOSA ke masyarakat secara door to door.

Selain itu dirinya menekankan kepada agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang beredar saat ini. Menurutnya dalam perhelatan peta demokrasi seperti sekarang ini serangan isu adalah hal yang biasa.

“Yang terpenting sekarang adalah fokus untuk tetap mensosialisasikan SenTOSA secara door to door, jangan hiraukan isu-isu yang beredar, karena itu biasa dalam pesta demokrasi seperti ini,” katanya.

Dalam rakor tersebut terlontar sebuah pertanyaan menarik kepada Tim Rumah SenTOSA dari salah satu peserta yang hadir perihal salah satu paslon yang menjanjikan untuk membangunkan pasar dengan syarat perolehan suara khususnya di wilayah Selajambe mencapai 80%.

Hal tersebut ditanggapi Manaf seraya melontarkan senyum kecil. Dijelaskan olehnya bahwa iming iming seperti itu tidak usah ditanggapi karena hal itu merupakan pengelabuhan. “Jangan percaya. Masyarakat harus kritis, tidak mudah terkena iming-iming semacam itu,” pesannya.

Mungkin bagi masyarakat awam janji untuk membangunkan pasar itu terkesan luar biasa, namun sejatinya pembangunan pasar itu adalah program pemerintah pusat sehingga tidak ada kaitannya dengan Pilbup ini.

“Pembangunan pasar itu program pemerintah pusat, jadi siapapun yang nanti jadi bupati pasar sudah pasti akan dibangun. Jangan mau dibodohi dengan janji politik seperti itu,” tegas Manaf. (roy)

247 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment