banner 728x250

3 Jalur Utama Kuningan Jadi Prioritas Penataan Kabel Telekomunikasi, Proyek Ducting Dimulai Pasca Lebaran

Kabel di Jalan Siliwangi Kuningan. (Foto: dok. kuninganmass)
banner 468x60

DetakJabar.com, Kuningan – Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Jawa Barat, Senin (9/3/2026) tidak hanya berhenti pada komitmen kerja sama semata. Dari kesepakatan tersebut mulai terungkap rencana teknis penataan jaringan telekomunikasi yang akan segera direalisasikan di sejumlah ruas jalan utama di wilayah perkotaan Kuningan.

Dalam tahap awal pelaksanaan kerja sama tersebut, terdapat tiga jalur utama yang akan menjadi prioritas pembenahan jaringan kabel telekomunikasi. Ketiga jalur ini dipilih karena selama ini menjadi titik dengan kepadatan jaringan kabel yang cukup tinggi sekaligus berada di kawasan strategis pusat aktivitas masyarakat.

Example 300x600

Jalur pertama yang akan ditata yakni dari Lampu Merah Cijoho menuju arah selatan hingga Pertigaan Sukamulya (Pertanian). Ruas ini merupakan salah satu akses utama menuju kawasan pendidikan, perkantoran, serta permukiman warga yang selama ini dipenuhi instalasi kabel udara milik berbagai operator telekomunikasi.

Selanjutnya jalur kedua yakni dari Bundaran Cijoho ke arah barat melewati kawasan Kuningan Islamic Center (KIC) hingga Taman Cirendang. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu koridor penting di pusat kota yang memiliki tingkat mobilitas tinggi serta menjadi titik konsentrasi fasilitas publik dan kegiatan masyarakat.

Sementara itu jalur ketiga berada pada koridor Bundaran Cijoho ke arah timur hingga Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan. Jalur ini juga termasuk area strategis yang dipadati jaringan kabel telekomunikasi yang selama ini terpasang pada sejumlah tiang utilitas di sepanjang jalan.

Melalui program penataan tersebut, pemerintah daerah bersama APJATEL berencana melakukan penertiban sekaligus perapihan jaringan kabel agar lebih tertata dan tidak lagi menumpuk di ruang udara perkotaan.

Sebagai tahap awal pelaksanaan, pemerintah daerah akan memulai pengerjaan sistem ducting atau jalur kabel bawah tanah yang nantinya menjadi sarana penempatan jaringan telekomunikasi secara lebih terintegrasi.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., sebelumnya menegaskan bahwa penataan jaringan telekomunikasi merupakan langkah penting untuk memastikan keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat, tetapi juga memperhatikan keselamatan dan tata ruang kota.

“Penataan jaringan telekomunikasi harus dilakukan secara terencana agar selain mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat, juga tetap memperhatikan aspek keselamatan dan estetika lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menilai perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur yang mampu menunjang layanan digital di berbagai sektor.

Karena itu, menurutnya, kerja sama dengan APJATEL menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan penataan jaringan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dengan para penyelenggara jaringan telekomunikasi.

Rencana pekerjaan penataan tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan setelah momentum perayaan Idul Fitri 2026, dengan tahapan awal berupa proses persiapan teknis dan pengerjaan sistem ducting di sejumlah ruas jalan prioritas.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap penataan jaringan telekomunikasi dapat menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, serta mendukung pembangunan daerah yang semakin modern dan berbasis teknologi informasi.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *