Daerah Infrastruktur Politik 

Lama Tak Direspons Pemerintah, Warga Benda Berharap pada SenTOSA

Kuningan (Detak Jabar) – Pemerintah tampaknya terlalu kikir untuk membantu masyarakat. Pembangunan yang dilakukan selaku dihitung dengan rumus untung-rugi. Ratusan petani Desa Benda Kecamatan Luragung pagi tadi, Minggu (13/4) bergotong royong membendung sungai Cisanggarung dengan membangun bronjong secara tradisional. Dibendungnya aliran sungai ini dilakukan sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan segera tiba. Menurut Maman yang merupakan satu dari ratusan petani yang ada, kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak lama. Pasalnya setiap memasuki musim kemarau, debit air untuk mengaliri lahan persawahan yang ada menjadi turun seperti halnya saat ini. “Kegiatan…

523 total views, 6 views today

Read More
Infrastruktur 

30 Tahun Jembatan Bambu Rapuh Menghubungkan Tangerang-Bogor, Warga Jagabita Ngadu Ke Jaro Ade

PARUNGPANJANG (Detak Jabar) – Begitu antusiasnya masyarakat Kampung Jagabita, Desa Jagabita, Kecamatan Parungpanjang, saat Calon Bupati Bogor nomor urut tiga Ade Ruhandi alias Jaro Ade melakukan kunjungan ke jembatan perbatasan Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Tangerang. Kedatangan Jaro Ade pun menjadikan kesempatan Masyarakat Jagabita, untuk meminta mencurahkan isihati mereka, salah satunya warga Jagabita Inah meminta kepada Jaro Ade, agar membangun jembatan bambu yang berusia 30 tahun lebih ini, apalagi kondisi jembatan yang sudah rapuh. “Udah 30 tahun pak, jembatannya masih gini-gini aja gak ada perubahan, semoga dengan kedatangan bapak ke sini bisa…

262 total views, 1 views today

Read More
Infrastruktur 

Jalan Rusak Menahun, Pemda Tutup Mata

Hantara (Detak Jabar) – Bupati Kuningan (nonaktif) Acep Purnama boleh saja mendapatkan penghargaan, tetapi fakta di lapangan berbicara lain. Coba saja berkunjung ke Desa Pakapasan Girang, Kecamatan Hantara. Ada pemandangan lain yang membuat decak kagum, karena rusaknya jalan desa. Bagi masyarakat Pakapasan Girang, jalan rusak bukan menjadi hal baru lagi. Maklum, dalam beberapa tahun terakhir, jalan penghubung Desa Margabakti ke Desa Pakapasan Girang rusak parah. Seperti yang disampaikan warga setempat, Imam Rojali (3), bahwa banyak sekali lubang menganga di sepanjang jalan, aspal mengelupas, dan got aliran air tidak ada. Akibatnya,…

128 total views, 1 views today

Read More
Infrastruktur Politik 

Warga Kalimati Dukung Perubahan Lewat Coretan Dinding

Japara (Detak Jabar) – Pasrah, mungkin kata ini paling tepat untuk menggambarkan keadaan warga desa Kalimati, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan menanti perhatian pemerintah yang tak kunjung datang. Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya termasuk harapannya kepada calon Bupati Kuningan 2018, dr. Toto Taufikurohman Kosim. Maklum, selama ini mereka merasa terpinggirkan dan tidak ada pihak yang memperhatikannya. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kalimati Kecamatan Japara Selasa (24/4), saat dikunjungi oleh calon bupati nomor urut 1 ini. Tampak beberapa tulisan di dinding rumah yang kebanyakan terbuat dari bilik bambu…

404 total views, 1 views today

Read More
Daerah Infrastruktur 

Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak Yang Tidak Kunjung Diperbaiki

Kuningan (Detak Jabar) – Pembangunan dalam bidang infrastruktur yang digadang-gadang oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan khususnya jalan rupanya dikeluhkan oleh masyarakat di dua Kecamatan di Kabupaten Kuningan. Pasalnya jalan yang biasa mereka lalui untuk melakukan aktifitas sehari-hari tampak rusak parah di beberap titik. Rusaknya jalan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Sindangagung dan Ciawi ini menurut salah seorang warga sudah berlangsung lama, namun belum ada perhatian dari pihak pemerintah sampai saat ini. Ryan (25) yang merupakan warga Desa Karoya Kecamatan Ciawigebang yang ditemui detakjabar.com, Sabtu (7/4/2018) mengaku bahwa keadaan jalan yang rusak…

306 total views, no views today

Read More
Infrastruktur Politik 

Sisi Lain Bendungan Kuningan: Tanah Warga Randusari Diserobot, Pemda Tutup Mata

Kuningan (Detak Jabar) –  Pembangunan Bendungan Kuningan yang memakan lahan seluas kurang lebih 600 hektar menyisakan berbagai masalah di masyarakat. Mulai dari dampak pembangunan, pembebasan lahan bahkan hingga polemik tentang penyerobotan lahan yang dikeluhkan banyak warga masyarakat. Pembiaran yang dilakukan  pemerintah daerah membuat masalah ini berlarut-larut sampai detik ini. Muhammad Saiful Anwar (68) warga Dusun Wana Asih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum salah satunya. Pria yang merupakan tokoh Desa Randusari ini mengeluhkan bahwa dalam pembebasan tanah untuk pembangunan Bendungan Kuningan ini tanah miliknya telah diserobot oleh pihak lain. Dituturkan pria yang…

1,409 total views, no views today

Read More
Infrastruktur Politik 

Sisi Lain Bendungan Kuningan: Warga Butuh Ketegasan Bupati Acep Purnama

Kuningan (Detak Jabar) – Pembangunan  Bendungan Kuningan menyisakan dampak buruk bagi masyarakat satu desa yang dihuni oleh 361 KK atau sekitar 1250 jiwa, yakni Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Banjir bandang yang datang setiap saat itu mulai menimbulkan keresahan, kegelisahan, juga ketakutan. Reaksi pun bermunculan. Menurut salah seorang warga, kejadian banjir di desanya beberapa tahun ke belakang ini disebabkan oleh adanya pendangkalan sungai akibat dari pembangunan Waduk Cileuweung yang kini berganti menjadi Bendungan Kuningan. Tarjuki (65) yang merupakan penduduk Desa Kawungsari yang juga menjadi korban bencana banjir ini menuturkan…

1,315 total views, no views today

Read More
Infrastruktur Politik 

Sisi Lain Bendungan Kuningan: Delapan Tahun Dihipnotis Angin Surga

Kuningan (Detak Jabar) – Pembangunan megaproyek Bendungan Kuningan, Jawa Barat telah bermasalah dengan warga sejak pertama kali proyek ambisius ini digulirkan 8 tahun silam. Meski akhirnya masyarakat menerima, tetapi ada beberapa desa yang sampai saat ini dalam kebimbangan bahkan ketakutan. Desa Kawungsari, Kec. Cibeureum, Kab. Kuningan adalah desa yang paling parah menerima dampak buruk pembangunan tersebut. Sebanyak 361 KK atau 1.250-an jiwa harus pindah ke lokasi baru meninggalkan tumpah darah mereka. Oleh karena itu mereka menolak tegas serta menuntut pemerintah agar membatalkan rencana pembangunan Bendungan Kuningan  (awalnya bernama Waduk Cileuweung)…

1,202 total views, no views today

Read More
Infrastruktur Politik 

Pembangunan di Kuningan Dinikmati Segelintir Orang

Kuningan (Detak Jabar) – Barisan Rekan Toto Yosa ( BARETA ) memotori kunjungan Calon Bupati Kuningan dr. Toto Taufikurohman Kosim di beberapa desa di Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat. Beberapa desa yang menjadi target kunjungan dr. Toto di antaranya Paniis, Ciwiru, Cimalati, dan Padabeunghar. Acara yang juga dihadiri Ketua Umum BARETA Pri Maladi ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan juga mengenalkan sosok dr. Toto kepada masyarakat Kecamatan Pasawahan sebagai salah satu calon bupati yang akan mengikuti Pilkada Kuningan 27 Juni 2018 nanti. Menurut Pri saat ditemui detakjabar.com di sela-sela kegiatan…

123 total views, no views today

Read More
Infrastruktur Profil 

Toto: Kuningan Bisa Menjadi Tujuan Wisata Nasional

Kuningan (Detak Jabar) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menargetkan jumlah kunjungan wisatawan pada 2018 mencapai 49,75 juta wisatawan. Di antaranya 48 juta kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan 1,75 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk mencapai target ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menekankan beberapa hal terkait rencana strategis untuk mendongkrak pariwisata Jawa Barat. Sejalan dengan target kunjungan wisatawan pemerintah provinsi, calon Bupati Kuningan 2018-2023 dr. H. Toto Taufikurohman Kosim memberikan perhatian khusus terhadap potensi pariwisata di Kabupaten Kuningan. Bahkan pariwisata akan menjadi program unggulan pasangan…

260 total views, no views today

Read More