banner 728x250

53 Siswa Cimahi Diduga Keracunan MBG! Onigiri Asam hingga Susu UHT Diuji Labkes Jabar

Ilustrasi
banner 468x60

DetakJabar.com, Cimahi – Dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kota Cimahi, Jawa Barat, ramai diperbincangkan publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan di sejumlah sekolah.

Example 300x600

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, membenarkan adanya laporan terkait insiden yang dialami para siswa tersebut.

“Benar ada dugaan kerancunan MBG, kami terus monitor,” kata Nana sebagaimana dilansir dari Instagram @infocimahi.co, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan, total terdapat 53 siswa yang dilaporkan mengalami gejala keracunan.

“Total korban ada 53 (siswa), Masuk RS Cibabat 15, Mitra Kasih 2, RS Dustira 1,” sambungnya.

Makanan yang dikonsumsi para siswa tersebut diketahui berasal dari dapur pengelola MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangmekar 02. Saat ini, operasional dapur tersebut telah dihentikan sementara sambil menunggu proses penelusuran lebih lanjut.

Di media sosial, sejumlah unggahan juga menyoroti kondisi makanan yang diduga tidak lagi layak konsumsi.

Salah satu orang tua siswa mengaku menu nasi onigiri yang diterima anaknya memiliki rasa asam serta mengalami perubahan warna.

“Ada nasi onigiri yang anak saya dapet dari menu MBG rasanya asem dan nasi sudah berubah warna kuning,” ungkap orang tua murid tersebut.

Sementara itu, sampel makanan dari menu MBG seperti nasi onigiri hingga susu UHT telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jawa Barat untuk dilakukan pengujian.

Pengujian tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa tersebut, sekaligus menjadi dasar bagi langkah penanganan selanjutnya.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *